HIKMAH KEDUA PULUH : BUKTI KASIH SAYANG (30/07/2018)

Allah hanya akan menyayangi orang yang mampu menyayangi sesamanya dengan cara yang tulus. Kasih sayang yang tulus akan menjadikan seseorang selalu bersedia berada di samping orang yang disayanginya dalam keadaan bagaimanapun, menguatkannya ketika ia lemah, menenangkannya ketika ia gelisah dan menentramkannya ketika ia resah

Selain pengampunan dosa, kasih sayang atau rahmat Allah swt. adalah karunia Allah swt yang boleh jadi paling sering diminta kepada Allah swt. Kedua hal ini, pengampunan dosa dan rahmat, bahkan sering kali digandengkan dalam doa.

Perhatikanlah misalnya doa yang sering dibaca ketika duduk di antara dua sujud;

Tuhanku ampunilah aku dan sayangilah aku…

Perhatikanlah pula doa yang sering dibacakan untuk kedua orang tua;

Tuhanku ampunilah aku, kedua orang tuaku, sayangilah mereka berdua karena mereka berdua telah menyayangiku ketika aku kecil.

Termasuk juga doa yang sering dibacakan untuk orang yang sudah meninggalkan dunia ini:

Ya Allah ampunilah dia dan sayangilah dia …

Begitu pentingnya mendapatkan rahmat atau kasih sayang Allah swt. sehingga seorang muslim ketika saling bertemu dianjurkan untuk mendoakan saudaranya agar mendapatkan keselamatan, kasih sayang dan keberkahan

Banyak hal yang bisa diupayakan untuk mendapatkan kasih sayang Allah swt, namun Allah swt. telah menegaskan melalui Rasul-Nya bahwasanya Allah hanya akan menyayangi orang yang mampu menyayangi sesamanya dengan cara yang tulus.

Rasulullah saw. dalam sebuah hadis memerintahkan:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم : ارْحَمْ مَنْ فِي الأَرْضِ ، يَرْحَمْكَ مَنْ فِي السَّمَاءِ

Artinya:

Dari ‘Abdullah ibn Mas’ud, ia berkata, Rasulullah saw bersabda: Sayangilah siapa yang ada di bumi, niscaya engkau disayangi oleh yang ada di langit.

(HR al-Hakim)

Kasih sayang yang tulus kepada sesama akan menjadikan seseorang selalu bersedia berada di samping orang yang disayanginya dalam keadaan bagaimanapun, menguatkannya ketika ia lemah, mengingatkannya ketika ia lupa, menenangkannya ketika ia gelisah dan menentramkannya ketika ia resah.

Sebaliknya kasih sayang yang tidak tulus dari seseorang kepada orang lain akan membuat ia mengabaikannya pada saat ia dalam keadaan lemah, meninggalkannya ketika ia butuh, membiarkannya dalam kesalahan dan tidak memperdulikannya ketika ia dalam masalah

Buktikanlah kasih sayangmu kepada sesama dengan selalu hadir bukan hanya pada saat suka, namun terutama dalam keadaan duka.

 

Oleh :  Dr. Syahrir Nuhun, Lc.,M.THi


Salam
Pengurus