Hikmah Kelima Puluh : Kebahagiaan Sejati ( 30/08/2019)

 

Oleh : Dr. H. Syahrir Nuhun, Lc,M.THI

 

Banyak orang yang menyangka bahwa kebahagiaan akan dirasakan dengan limpahan harta, tingginya jabatan dan banyaknya teman, padahal kebahagiaan tidak terletak pada banyaknya harta, tingginya jabatan dan banyaknya kawan. Sesungguhnya kebahagiaan sejati akan dirasakan apabila menjalani hidup sesuai dengan tuntunan Allah swt.

 

Adakah orang di dunia ini yang tidak menginginkan kebahagiaan?

 

Tentu saja tidak ada. Semua manusia yang normal, pastilah menginginkan kebahagiaan. Kalau ada orang yang tidak menginginkan kebahagiaan, maka itu artinya dia tidak normal, tidak sehat akal pikirannya. Bahkan boleh jadi, dia menjadi tidak normal karena tidak merasakan kebahagiaan dalam kehidupannya.

 

Pendeknya semua manusia ingin bahagia.

 

Hanya saja sebagian manusia ada yang hanya menginginkan kesenangan dan kebahagiaan di dunia dan sebagian yang lain, selain menginginkan kebahagiaan di dunia juga menginginkan kebahagiaan di akhirat.

Allah swt. berfirman:

 

فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاقٍ. وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. أُولَئِكَ لَهُمْ نَصِيبٌ مِمَّا كَسَبُوا وَاللَّهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ.

Terjemah:

… Maka sebagian manusia ada yang berkata: “Tuhan kami! Berilah kami (bagian) di dunia”. Dan (dia) di akhirat tidak mendapatkan bagian apapun. Dan di antara mereka ada yang berdoa: “Tuhan kami! Berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka. Mereka itulah yang dapat bagian sesuai dengan hasil usahanya dan Allah sangat cepat perhitungannya.

(QS. al-Baqarah: 200-202)

 

Di dalam ayat di atas, Allah swt. membagi manusia menjadi dua macam. Golongan pertama adalah mereka yang hanya menginginkan kesenangan dunia, sedangkan golongan yang kedua adalah mereka yang menginginkan kebaikan dunia dan akhirat. Bagi yang hanya menginginkan kesenangan dunia, Allah swt. menegaskan bahwa dia tidak akan mendapatkan bagian sesedikit dan sekecil apapun di akhirat.

Adapun orang yang menginginkan kebaikan dunia dan akhirat, maka Allah swt menjanjikan bagi mereka bagian sesuai dengan usaha yang dikerahkan.

 

Lalu apakah yang bisa mendatangkan kebahagiaan tersebut?

 

Banyak orang yang menyangka bahwa kebahagiaan akan dirasakan dengan banyaknya harta. Tidak sedikit orang yang menduga bahwa kebahagiaan akan dirasakan dengan jabatan yang tinggi. Ada pula yang beranggapan bahwa kebahagiaan akan dirasakan dengan banyaknya teman yang mengelilinginya. Sesungguhnya kebahagiaan tidak terletak pada banyaknya harta, tingginya jabatan dan banyaknya kawan. Kebahagiaan sejati akan dirasakan apabila mendapatkan keridhaan Allah.

Maka jalanilah hidup di dunia ini sesuai dengan tuntunan Allah swt., karena Dia hanya akan memberikan ridha-Nya kepada mereka yang senantiasa menyesuaikan hidupnya dengan tuntunan-Nya.

 


Salam
Pengurus