24 Jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan dan 365 setahun (28-02-2018)

Seringkali ada rasa keingintahuan bagaimana cara orang-orang besar mengatur waktu dan pekerjaannya. Orang-orang besar maksudnya adalah orang-orang yang diberi amanah besar. Orang-orang yang secara sosial menempati piramida puncak dalam masyarakat. Beberapa diantaranya, Presiden, Menteri, Direktur BUMN, direktur perusahaan, Gubernur, Bupati dan seterusnya. Terlepas dari bagaimana hasil akhir dari kepemimpinan mereka, satu hal yang sama adalah bahwa mereka telah melakukan hal yang lebih banyak daripada yang dilakukan orang kebanyakan.  Tentu dengan jumlah waktu yang sama yang diberikan Tuhan. Yaitu 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan dan 365 hari setahun.

Pak Jokowi misalnya, dengan waktu yang dimiliki, bisa menyelesaikan banyak hal secara efektif dan kelihatan hasilnya. Jokowi keliling Indonesia blusukan, memantau kinerja para menteri, gubernur, dan bupati untuk memastikan bahwa langkah-langkah dan keputusan mereka terkoordinir efektif sesuai visi dan misi pemerintahan. Sambil menjalankan itu, Jokowi masih mampu menghadapi para pengganggunya, membuat strategi politik agar pemerintahan tetap stabil dan tujuan tercapai. Coba perhatikan, menangani Freeport saja sudah bisa dibayangkan beratnya persoalan, banyaknya kepentingan dan pihak-pihak terkait harus dihadapi. Bukan hanya dalam negeri, semisal masyarakat sekitar, Pemda, Aparat, para Petualang Politik dan Bisnis, tapi juga serta luar negeri yang berseberangan kepentingan dengan pemerintah. Semua itu harus dilakukan dan diselesaikan dengan modal yang sama yaitu 24 Jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan dan 365 setahun

Menangani masalah-masalah baik rutin semacam rapat kabinet, rapat koordinasi gubernur bupati maupun masalah-masalah insidental seperti kebakaran hutan, hubungan negara sahabat, aktivitas mewakili kepala negara dll. Mengatur strategi menempatkan orang-orangnya guna mengendalikan pergerakan politik di Indonesia, bahkan masih sempat untuk kumpul keluarga, menemani cucunya jalan-jalan ke Mall dan lain-lain, dan seterusnya. Dengan jumlah waktu yang sama, Beliau sudah melakukan banyak hal yang tidak (bisa) dilakukan oleh orang kebanyakan. Demikian pada berbagai level dibawahnya, semua orang akan memanfaatkan modal waktu dari Tuhan untuk melakukan berbagai aktivitas yang diembannya. Modalnya sama, 24 Jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan dan 365 setahun.

Kalau bisa disimpulkan, masing-masing orang punya Modal yang sama namun bisa menghasilkan Output tak terbatas. Ibaratnya, sama-sama punya modal (uang) Rp. 1000,-. Dengan modal tersebut, ada yang bisa memperoleh segalanya, kesejahteraan, rumah, mobil, kesehatan, persahabatan, kebahagiaan, keliling dunia, dan segala macam yang diperlukan sebagai hasil dari kemampuan mengelola modal yang dimiliki. Di lain pihak, dengan modal yang sama, ada yang hanya bisa membeli sekedar kebutuhan makan. Bahkan lebih celaka lagi ada yang menyia-nyiakan modalnya berlalu tanpa ada hasil yang bisa dibanggakan. Itulah Modal kita semua 24 Jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan dan 365 setahun.

Masuk kategori dimanakah kita ? Sungguh, Demi Masa. Semua orang berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman dan beramal sholeh. Saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam kesabaran (Al Ashr 1 – 4).

 

 

Mukhammad Idrus,

Dosen UNM Makassar


Salam
Pengurus